
Surabaya bukan sekadar kota bisnis yang sibuk. Di balik gedung-gedung pencakar langitnya, ibu kota Jawa Timur ini menyimpan kekayaan sejarah, keragaman budaya, dan yang paling utama: surga kuliner yang tak tertandingi. Jika Anda merencanakan travel ke Surabaya tahun ini, artikel ini akan menjadi kompas terbaik Anda.
Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi
Kota Surabaya menawarkan perpaduan unik antara wisata sejarah kolonial dan ruang terbuka hijau yang modern.
- Tugu Pahlawan & Museum Sepuluh Nopember: Titik nol sejarah Surabaya. Selain monumen ikonik, museum di bawah tanahnya menyimpan rekaman suara asli Bung Tomo yang membakar semangat perjuangan.
- Surabaya North Quay: Terletak di Pelabuhan Tanjung Perak, tempat ini menjadi spot paling instagrammable untuk menikmati pemandangan kapal pesiar mewah internasional dengan latar belakang matahari terbenam.
- Jalan Tunjungan: Area yang telah direvitalisasi menjadi kawasan pedestrian ala Eropa. Malam hari di sini sangat hidup dengan lampu-lampu cantik, musisi jalanan, dan deretan kafe kekinian.
- Wisata Religi Masjid Cheng Ho: Masjid dengan arsitektur menyerupai klenteng ini adalah simbol nyata toleransi beragama dan akulturasi budaya Tionghoa-Islam di Surabaya.
Petualangan Kuliner: Surga bagi Pecinta Petis
Belum sah melakukan travel ke Surabaya jika perut belum dimanjakan dengan masakan khasnya yang kaya akan bumbu petis udang.
- Rawon Setan: Sup daging kuah hitam dengan bumbu kluwek yang pekat. Dinamakan “setan” karena awalnya hanya buka di tengah malam.
- Rujak Cingur: Campuran buah, sayur, tempe, dan irisan moncong sapi (cingur) yang disiram bumbu kacang petis yang gurih dan legit.
- Lontong Balap Pak Gendut: Perpaduan lontong, tauge melimpah, dan lentho yang disiram kuah segar. Jangan lupa tambahkan sate kerang sebagai pendamping wajibnya.
Tips Transportasi: Keliling Kota dengan Efisien
Surabaya memiliki sistem transportasi umum yang semakin modern dan ramah turis:
- Suroboyo Bus: Uniknya, Anda bisa membayar tiket menggunakan botol plastik bekas (atau menggunakan pembayaran non-tunai sebesar Rp5.000). Bus ini bersih, ber-AC, dan melewati rute-rute wisata utama.
- Transportasi Online: Gojek dan Grab sangat mudah ditemukan dan menjadi solusi tercepat untuk berpindah dari satu titik ke titik lain di tengah kemacetan kota.
- Wirawiri Suroboyo: Feeder berupa van modern yang menjangkau jalan-jalan kecil yang tidak bisa dilewati bus besar.
Itinerary Singkat 2 Hari 1 Malam
- Hari 1: Pagi di Tugu Pahlawan, makan siang Rujak Cingur, sore menikmati sunset di Surabaya North Quay, dan malam santai di Jalan Tunjungan.
- Hari 2: Wisata belanja di Pasar Atom (surga jajanan lawas), mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS), dan berburu oleh-oleh Spikoe Resep Kuno sebelum pulang.
Surabaya selalu punya cara untuk membuat pengunjungnya ingin kembali lagi. Siapkan koper Anda, nikmati keramahan warganya, dan biarkan Kota Pahlawan ini memberikan pengalaman travel yang tak terlupakan bagi Anda.







Leave a Reply